Wawako Pastikan Seminar Daerah Terkait Pengusulan Pendiri Kota Pekanbaru Sebagai Pahlawan Nasional Bergulir Februari Nanti

banner 160x600

riaubertuah.id

PEKANBARU - Tim Peneliti dan Pengkaji Gelar Daerah (TP2GD) Kota Pekanbaru segera menggelar seminar daerah terkait pengusulan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah sebagai pahlawan nasional. Mereka berencana menggelar seminar di Grand Central Pekanbaru pada 9 Februari 2022 mendatang.

Wakil Wali Kota (Wawako) Pekanbaru, Ayat Cahyadi menyebut bahwa seminar tahapan dalam pengusulan pendiri Kota Pekanbaru itu sebagai pahlawan nasional.

"Jadi ini langkah persiapan untuk seminar daerah terkait pengusulan pendiri Kota Pekanbaru sebagai pahlawan nasional," terangnya usai rapat Jumat (28/1).

Menurutnya, ada ratusan peserta bakal ikut dalam seminar tersebut. Mereka yang menjadi peserta adalah masyarakat dan kalangan pendidikan.

Apalagi seminar daerah berlangsung secara hibrid. Ia menyebut penyelenggara memadukan seminar langsung dan juga secara online.

"Untuk peserta di lokasi memang terbatas, maka penyelenggara seminar pun menyediakan akses khusus bagi masyarakat yang hendak mengikuti seminar ini secara online," jelasnya.



Ayat mengajak semua pihak mendukung penuh rencana pengusulan Sultan Muhammad Ali Abdul Jalil Muazzam Syah sebagai pahwalan nasional. Ia menyebut setelah seminar daerah bakal ada seminar nasional.

"Setelah seminar daerah tuntas, maka berlanjut seminar nasional. Ada rencana pada Maret 2022 mendatang kita lanjutkan dengan seminar nasional ," ujarnya.

Ayat menyebut bahwa pengajuan pendiri Kota Pekanbaru yang dikenal sebagai Marhum Pekan melalui Gubernur Riau kepada Tim Peneliti Pengkaji Gelar Pusat (TP2GP). Ia menyatakan bahwa tim berupaya melengkapi tahapan untum mengusulkan Marhum Pekan sebagai pahlawan nasional.


Tim juga sudah melakukan penelusuran terhadap jejak sejarah Sultan kelima dari Kerajaan Siak. Hasil penelusuran tim nantinya menjadi dokumentasi agar memenuhi pengajuan tersebut.

TP2GD melibatkan Dinas Sosial Kota Pekanbaru dan Balitbang Kota Pekanbaru. Mereka bakal menyusun buku hingga menggelar seminar nasional agar bisa mengajukan Marhum Pekan.

Pengusulan ini sebagai bentuk penghargaan atas sosok jasa dari Marhum Pekan. Sosoknya berjasa sebagai pendiri Kota Pekanbaru. (Kominfo7/RD2)