PASIRPANGARAIAN- Satu unit sampan terbalik di Sungai Batang Lubuh, tepatnya di Desa Pasir Pandak, Kecamatan Kepenuhan, Rokan Hulu (Rohul) pada Jumat (7/1/202) 4 penumpangnya hanyut terbawa arus sungai. Sementara tiga penumpang berhasil menyelamatkan diri.
Setelah dilakukan pencarian dua hari, Tim Basarnas berhasil menemukan keempat korban dalam kondisi meninggal dunia,Ahaf (9/1/2022).
Keempat korban tersebut di temukan tidak di tempat yang sama. Lokasinya berbeda-beda. Korban pertama yang ditemukan bernama Charles Nduru berada sekitar 1 kilometer dari lokasi kecelakaan. Lalu korban kedua yang ditemukan Yani Zebua, lebih ke hilir sekitar 500 meter dari korban pertama.
Jenazah korban ketiga, atas nama Evi Zebua ditemukan 2 kilomter dari lokasi kecelakaan. Terakhir korban brrnama Yude Zebua ditemukan tak jauh dari korban ketiga.
"Waktu penemuan jenazah para korban hampir bersamaan, hanya lokasinya yang berbeda," jelas Pelaksana Tugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Rohul Afrizal kepada riauterkini di Pasirpangaraian, Ahad siang.
Ditambahakan Afrizal, tiga korban selamat adalah Hardi Zai (30) Fitorna Zai (6) dan Yuris Zebua (20).
Berdasarkan keterangan Rosul, saksi peristiwa tersebut, tujuh penumpang sampan tersebut merupakan keluarga. Mereka akan pergi bekerja ke kebun milik orang lain. Mereka menaiki sampan berukuran 3 meter. Terlalu kecil untuk dimuati tujuh orang. Kelebihan penumpang inilah diduga jadi penyebab sampan terbalik dan akhirnya para penumpangnya hanyut terseret arus sungai cenderung tinggi.
Pihak pemerintah setempat mengingatkan kepada warga agar berhati-hati dalam melakukan aktivitas di sekitaran sungai Batang lubuh, dikarenakan musim penghujan yang mengakibatkan debit air naik.*


.jpg)