PEKANBARU - Rapat Koordinasi Daerah (Rakorda) Komisi Penanggulangan Acquired Immunodeficiency Syndrome (AIDS) se-Provinsi Riau Tahun 2021 dibuka oleh Asisten I Setdaprov Riau Masrul Kasmy di Hotel Grand Zuri Pekanbaru, Sabtu (11/12/2021).
Dalam sambutannya, Masrul Kasmy mengungkapkan bahwa Indonesia harus tetap waspada terhadap perkembangan kasus HIV/AIDS. Yang mana penyakit ini masih menjadi ancaman yang menjadi perhatian semua pihak.
Untuk itu, Komisi Penanggulangan AIDS (KPA) Provinsi Riau menggelar Rakorda yang bertujuan untuk mendorong kolaborasi dari seluruh sektor untuk mencapai ending AIDS di tahun 2030 dengan melakukan percepatan program pencegahan dan pengendalian HIV/AIDS melalui strategi 3 Zero yakni Zero New HIV Infection, Zero AIDS Related Deaths, dan Zero discrimination.
Namun percepatan program pencegahan HIV/AIDS harus tetap dilakukan meski saat ini bangsa masih dihadapkan dengan pandemi Covid-19.
"Untuk itu, jangan terlena dengan pandemi Covid-19, kasus HIV/AIDS tetap harus menjadi perhatian serius," ujar Masrul Kasmy.
Dengan digelarnya Rakorda KPA se-Provinsi Riau, ia berharap akan mendapatkan upaya-upaya dan strategi untuk penanggulangan HIV/AIDS di Bumi Lancang Kuning sehingga kasus serius tersebut tidak terabaikan.
"Supaya penanggulangan HIV/AIDS dapat maksimal di Provinsi Riau, harus didukung dengan kerjasama dan sosialisasi yang baik dari seluruh sektor," pungkasnya.
(Mediacenter Riau/nv)


