Koperasi PSBB dan UPT PLUT-UMKM Matangkan Persiapan Coaching Clinic Pelaku UMKM

banner 160x600

riaubertuah.id

PEKANBARU -- Rencana Koperasi Produsen Sejati Berkah Bersama (PSBB) untuk menghimpun dan melakukan pemecahan dari berbagai persoalan yang dihadapi para pelaku Usaha Mikro Kecil menengah (UMKM) di Provinsi Riau bakal segera terealisasi, direncanakan kegitan coaching clinic tersebut akan dilaksanakan pada Februari mendatang.

Jajaran pengurus Koperasi PSBB dipimpin tokoh Jawa Riau Dwi Agus Sumarno melakukan pertemuan dengan Kepala Unit Pelaksana Teknis (UPT) Pusat Layanan Usaha Terpadu Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah (PLUT-UMKM) Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Riau Tresiana Anomsari ST MT.

Dwi menjelaskan, kegiatan coaching clinic bagi pelaku UMKM dari berbagai paguyuban Jawa di Provinsi Riau dan mitra Jawa lainnya yang tergabung dalam Koperasi PSBB tersebut merupakan bagian dari upaya membantu para pelaku UMKM dalam mencarikan solusi agar kembali bisa menjalankan usahanya yang pada pandemi Covid-19 ini ada yang macet dan bahkan ada yang mau tutup.

"Kita ingin membantu para pelaku UMKM yang ada, awalnya kita fokus pada pelaku UMKM dibawah Paguyuban Jawa Riau, namun seiirng berjalannya waktu, mereka pelaku UMKM dari suku-suku lainnya di Riau juga ikut bergabung, tentu kami menyambut baik hal ini," kata Dwi.

Terkait pelaksanaan coaching Clinic ini, lanjut Dwi, setakad ini sudah lebih 100 pelaku UMKM yang menyatakan ikut bergabung berdasarkan pendaftaran melalui aplikasi secara online yang disiapkan pengurus.

"Akan tetapi bisa jadi pesertanya akan bertambah, karena tentu pelaku UMKM ini akan mengajak temannya mengikuti acara. Dan kita berterima kasih kepada Pemprov Riau melalui UPT PLUT UMKM Dinas Koperasi dan UMKM yang mendukung penuh kegiatan yang kita rencanakan ini," pungkasnya.

Sementara Kepala UPT Tresiana mengatakan bahwa, pihaknya siap membantu para pelaku UMKM yang tergabung di Koperasi PSBB untuk dilakukan coaching clinic, sehingga akan bisa dicarikan solusi apa yang diperlukan oleh pelaku UMKM tersebut agar usaha mereka bisa kembali berjalan.

Dia menyebut, dalam membantu pelaku UMKM ini piahknya memiliki tujuh konsultan atau bidang seperti bidang kelembagaan, bidang pemasaran, bidang SDM, bidang produksi, bidang kerjasama, dan bidang pendanaan.

"Bidang-bidang inilah akan melakukan coaching clinic terlebih dahulu, baru nantinya diberikan solusi, dan kami akan melakukan pembinaan terhadap UMKM ini sampai nantinya 'naik Kelas'," jelasnya.

Dia menambahkan, nantinya setelah pelaksanaan coaching clinic, pelaku UMKM jika ingin melanjutkan diskusi atau bimbingan terkait dengan permasalahan yang dihadapi, pihaknya mempersilahkan mereka datang langsung ke kantor UPT PLUT-UMKM.

"Tentunya kita berharap akan ada tindak lanjut, sehingga pelaksanaan coaching clinic tersebut bisa menghasilkan sesuatu yang bermanfaat bagi pelaku UMKM," ungkapnya mengakhiri. 

 

(Mediacenter Riau/mad)