Opini

Komitmen Kebangsaan Diraih Dari Arah Kemajuan Pendidikan

No comment 428 views
banner 160x600

riaubertuah.id

Penyalainews, Surabaya - Di Indonesia Hari Pendidikan Nasional atau HARDIKNAS diperingati setiap tanggal 2 Mei yang merupakan tanggal lahir Bapak Pendidikan Indonesia yaitu Ki Hajar Dewantara. Menurut catatan sejarah, ketika Ki Hajar Dewantara pulang ke Indonesia beliau mendirikan Taman Siswa sebagai tempat belajar, dan juga diangkat menjadi Menteri Pendidikan ketika Indonesia merdeka. Dengan membuat semboyan “Ing Ngarso Sung Tuladha” yang artinya di depan member teladan, “Ing Madyo Mangun Karso” yang artinya di tengah membangun karya, dan “Tut Wuri Handayani” yang artinya di belakang member dorongan.
 
Hari Pendidikan Nasional harusnya dijadikan momentum penting untuk memperkuat komitmen bangsa dalam mengupayakan tujuan bangsa yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa. Bidang pendidikan merupakan bagian terpenting dalam suatu negara karena pendidikan sebagai jalan utama untuk bangkit meraih kemajuan dan kehormatan bangsa.
 
Lantas bagaimanakah makna Hari Pendidikan Nasional sekarang ini ? Apakah kita sebagai pemuda jaman now masih perlu berjuang untuk mendapatkan pendidikan yang layak ? Tentu saja jawabannya Iya, karena sampai detik ini pun permasalahan yang berhubungan dengan pendidikan seakan tidak pernah ada habisnya.
 
Mulai dari terbatasnya kesediaan sarana prasarana yang memadai, penyelenggaraan UN hingga biaya pendidikan perguruan tinggi yang menjulang tinggi. Hampir setiap kali peringatan hari pendidikan nasional selalu diramaikan dengan aksi demo menuntut murahnya biaya pendidikan, bahkan gratis, hapuskan UN, sejahterakan guru, dll.
 
Menurut Ilham Laksana, salah satu mahasiswa Fakultas Ilmu Pendidikan UNESA, sebagai seorang mahasiswa peringatan Hardiknas itu penting, karena dengan kita memahami dan memaknai hari pendidikan, kita bisa lebih kritis dan peka akan permasalahan pendidikan yang ada di masyarakat.
 
Misalnya saja kita bisa berbagi ilmu yang telah kita dapatkan di kampus untuk orang lain terutama orang orang yang tidak pernah mengenyam pendidikan di bangku sekolah karena masalah biaya.
 
Maka dari itu, di Hari Pendidikan Nasional tahun ini kita jadikan sebagai koreksi diri dan memacu semangat berinovasi serta berkreasi untuk penyelenggaraan pendidikan ke depan yang lebih baik baik dari segi kuantitas maupun kualitas. Selamat Hari Pendidikan Nasional.***red/rfm
 
Oleh : Salamatuss