AMPR DATANGI BK DPRD RIAU DIDUGA ADA UNSUR PIMPINAN SALAHI KODE ETIK

banner 160x600

riaubertuah.id

Pekanbaru, riaubertuah.co.id  -  AMPR (Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Riau) mendatangi Gedung DPRD Riau dalam rangka ingin menyampaikan surat kepada Badan Kehormatan (BK) diduga salah seorang dari unsur pimpinan DPRD Riau menyalahi Kode Etik Tata Tertib pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dari  Fraksi Partai Demokrat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau  Agung Nugroho. Pekanbaru, riaubertuah.co.id  -  AMPR (Aliansi Mahasiswa dan Pemuda Riau) mendatangi Gedung DPRD Riau dalam rangka ingin menyampaikan surat kepada Badan Kehormatan (BK) diduga salah seorang dari unsur pimpinan DPRD Riau menyalahi Kode Etik Tata Tertib pada Peraturan Pemerintah Nomor 12 Tahun 2018 tentang Pedoman Penyusunan Tata Tertib Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Provinsi dari  Fraksi Partai Demokrat sebagai Wakil Ketua DPRD Riau  Agung Nugroho. 


Ada yang unik  dilakukan oleh para pendemo yang terdiri dari puluhan mahasiswa dan pemuda ini menggunakan baju hitam dan payung hitam selain membawa spanduk bertuliskan #RIAUBERDUKA pastinya toa tidak ketinggalan sebagai alat kelengkapan berorasi. 


Dalam orasinya pada Senin (28/03/22) didepan gerbang masuk Gedung DPRD Riau juru bicara AMPR menyampaikan 4 tuntutan :
1. Meminta Kepada BK DPRD Provinsi Riau untuk segera menindak lanjuti dugaan Laporan AMPR tersebut dikarenakan adanya Korban yang mengalami Psikologisnya akibat adanya Pernikahan Palsu Tersebut2. Meminta Kepada BK untuk segera memparipurnakan Masalah ini dan segera menyurati Fraksi Demokrat agar dapat memberhentikan Agung Nugroho secara tidak hormat dikarenakan diduga telah mencederai Citra dan Elektabilitas atas data palsu3. Meminta Kepada BK DPRD Provinsi Riau untuk segera memberikan sanksi kepada Agung Nugroho dikarenakan Agung Nugroho telah diduga melanggar UU Nomor 1 Tahun 1974 Tentang Perkawinan dan UU tentang adanya Upaya melampirkan Data Palsu4. Menduga Agung Nugroho telah mencoreng Citra dan Kredebilitas DPRD Provinsi Riau
Walau dalam keadaan cuaca terik hampir 34° celcius para mahasiswa dan pemuda tidak gentar menunggu diluar pagar  kedatangan pihak BK keluar dari Gedung DPRD Riau inipun dijaga ketat oleh pihak kepolisian dan Satpol PP. 


Namun sayangnya tidak satupun dari  anggota  BK yang terhormat dapat hadir ditengah-tengah para pendemo malah diwakili oleh Wakil pimpinan dari Fraksi PDIP Syafrudin Poti dan didampingi Ketua Komisi II Robin Hutagalung. 

1648525166-RiauBertuah co-WhatsApp Image 2022-03-28 at 22 34 57 (1)
“Surat yang adek-adek dari AMPR telah kami terima tadi di dalam sudah saya serahkan kepada kepala bagian umum  nantinya akan di proses di BK”, ucap Syafruddin Poti kepada para pendemo setelah 5 orang perwakilannya diterima didalam ruang pimpinan lantai II di Gedung DPRD Riau. 
Sesaat setelah para pendemo bubar media riaubertuah.co.id  berhasil meminta keterangan Sayfrudin Poti terkait tujuan surat AMPR ke BK.  


“Kalau  laporan ini biarlah nantinya diproses dulu oleh anggota BK, terkait Agung Nugroho salah atau tidak bersalah penentunya adalah BK”, ucap Syafruddin Poti. 
“Ok, kita tunggu aja kelanjutannya sabar dulu”, tutupnya. 

Bukan main AMPR dalam isi dari surat nomor ; 188/DGNPLGNETIKA/III/2022 juga diteruskan kepada Presiden Joko Widodo dan 12 instansi terkait lainya. 
Sementara itu awak media mencoba menghubungi Agung Nugroho baik via chat whatsapp maupun sambungan seluler di nomer 081239777xx tidak ada jawaban. 
Tak dapat tidak kekecewaan terjadi karna hingga berita ini diturunkan Ketum DPP Partai Demokrat AHY ditelpon tidak menjawab  di chat whatsapp hanya di lihat pada sambungan seluler nomer 08118787xxx.

Laporan  :  teti guci